si MUKA TOPENG

/tbody>
RDA
Adriana Gaelagoy
Shadow Teacher

Manusia adalah makhluk sosial, artinya bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Bahkan seorang Aristoteles menerangkan bahwa manusia di kodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain, sebuah hal yang membedakan antara manusia dengan hewan. Seorang bayi membutuhkan kasih sayang  ibu dalam masa pertumbuhannya. Dan dalam masa perkembangannya seorang  anak membutuhkan orang tua & keluarganya . Bahkan sampai dewasa pun kita tetap membutuhkan orang lain sebagai teman & rekan kerja kita.

Dalam pencarianmu akan seorang teman, pernakah kamu bertemu dengan seorang teman yang sangat baik, perhatian, dan perduli dengan kita ?. Bahkan karena kebaikan & ketulusannya, dia tampak seperti peri-peri baik hati  dalam dongeng anak-anak. Seorang sahabat sejati. Berbahagianya  kita punya teman seperti dia. Namun apa  yang akan kamu lakukan apabila suatu hari kita menyadari bahwa si peri baik hati telah berubah menjadi nenek sihir dengan sapu terbangnya. Ternyata sahabat kita pandai  berakting. Sahabat kita berubah menjadi pemain sinetron. Dan karena kelihaiannya dalam berakting, dia layak mendapat piala Citra. Kebaikannya semu, hanya didepan saja. Si MUKA TOPENG begitu teman-teman biasa memanggilnya.  

Perna punya teman bermuka topeng ?. Mungkin perna diajak curhat sama seorang teman yang jadi korban si Muka Topeng?. "Sstt, jangan tergesa-gesa menilai orang". Sebaiknya kenali dia lebih dalam supaya tidak terjadi kesalahpahaman diantara kalian. Ingat ! mencari teman yang baik itu sulit, sangat sulit. "Seumpama mencari jarum dalam tumpukan jerami". Sudah terbayang kan susahnya?. Tetapi kalau kita mau mencari musuh itu mudah, sangat mudah. Semudah kita membalikkan telapak tangan. 

Hal pertama_ yang harus kita pahami adalah si Muka Topeng selalu berada di zona nyaman. Artinya dia tidak mau mengambil resiko didepan semua orang. Si Muka Topeng akan terlihat sangat manis didepan semua orang. Ketika bersama kita dia akan menceritakan & menjelek-jelekkan orang lain di depan kita. Itu kebiasaan si Muka Topeng. Hati -hati kalau seorang teman bisa menjelek-jelekan orang lain di depan kita, tidak menutup kemungkinan kalau dia juga bisa menjelek-jelekkan kita kepada orang lain. "Heem"

Yang kedua_ si Muka Topeng suka memojokkan teman. Ketika kita sedang dalam masalah sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum curhat (curahan hati, ciee..) padanya. Karena pada dasarnya masalah  tetap akan menjadi masalah apabila kita ceritakan kepada orang yang tidak tepat. Yang sering terjadi justru masalah kita jadi menyebar kemana-mana & tidak terselesaikan.  Ketika  kita punya masalah & cerita padanya, si Muka Topeng jadi pendengar yang baik. Si Muka Topeng akan berusaha untuk menyelesaikan & membantu mencari jalan keluar bagi masalah kita. Padahal jauh di dalam hatinya dia senang dengan keadaan kita & berpikir kalau dia punya "cerita" terbaru tentang kita untuk bahan gosip besok pagi. "Ckckckck ..."

Yang ketiga_ si Muka Topeng suka membocorkan rahasia. "Hedeeh, hati-hati yah sayang ...". Jangan sekali-sekali menceritakan rahasia pribadimu padanya. Simpan segala yang menyangkut kehidupan pribadi hanya untuk dirimu sendiri. Si Muka Topeng akan sangat berbahagia menceritakan kepada orang lain semua yang dia tahu tentang kita. Bahkan sampai  detil masalah pribadimu loh. "Kiamat !"

Teman bermuka topeng hanya akan membawa dampak negatif bagi hidup kita. Sikap manisnya hanya tipuan semata agar kita terjerat & percaya. Hati-hati dalam memilih teman. Ingat kata pepatah "yang berkilauan belum tentu emas".  Tetapi jangan  juga kita tidak mau berteman. Karena Tuhan menciptakan pagi & malam, ada terang ada gelap. Percayalah kalau di luar sana masih banyak teman-teman yang baik & tulus  buat kita. Tetap semangat. 
Jangan lupa menulis komentar. Terima Kasih_


Comments

Popular posts from this blog

MATEMATIKA TENTANG "Nilai Tempat" untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus)

LES PRIVAT TK, SD, SMP bersama ms ANA